Jumat, 23 Desember 2016

Anaknya yang Baru 2 Tahun Tanpa Sengaja Merekam “Hal” yang Bikin ibunya Malu Dan Langsung Melakukan Hal Ini...

Aku dulu nggak pernah ngerti apa itu namanya sakit
hati sampai mau mati, tapi sekarang aku udah ngerti. Perasaan yang langsung bikin aku pengen mati saat itu juga, sayang anakku masih terlalu kecil..

Anaknya yang Baru 2 Tahun Tanpa Sengaja Merekam “Hal” yang Bikin ibunya Malu Dan Langsung Melakukan Hal Ini...


Jadi ceritanya beberapa bulan lalu kantorku mau mengadakan acara besar yang bikin aku harus mempersiapkan acara itu setiap malam pulang kantor. Untungnya mertuaku mau membantu menjaga anakku yang baru 2 tahun, suamiku juga bisa pulang ke rumah mamanya setiap hari waktu jemput anakku, aku juga jadi tenang.

Tapi, 1 minggu sebelum acara kantorku, mertuaku bilang saudaranya di luar kota ada yang meninggal, jadi dia harus pergi ke sana. Aku jelas mengerti hal ini, tapi aku juga bingung siapa yang mau jaga anakku. Di waktu inilah, sepupuku bilang dia bersedia bantu aku jaga anakku. Dia buka salon, tapi belakangan ini salon sepi, jadi siang hari dia bisa bantu aku jaga anakku, setelah suamiku pulang kantor, dia akan menjemputnya disana.

Sepupuku berusia 30an dan belum menikah, bahkan dia gak punya pengalaman ngurus anak, tapi karna nggak ada pilihan lain, akhirnya aku juga setuju. Untung anakku itu penurut, dia cuman suka main iPad dan foto-foto sendiri, jadi gak terlalu susah jaga dia.

Sehari sebelum acara kantorku itu, kami harus menyelesaikan persiapannya sampai dini hari, tapi waktu pulang aku gak liat suami dan anakku. Waktu aku mau telepon, suamiku datang menggendong anakku yang sudah tidur pulas, badannya bau bir dan keliatan capek banget. Suamiku menjelaskan sepupuku membawa anakku pergi ke rumah temannya main dengan anak-anak temannya, jadi anaknya gak mau pulang.

Aku pun senang mendengar hal itu, walaupun belakangan aku sibuk dan capek, tapi suamiku harus kerja dan jaga anak juga lebih capek. Saat itu aku mau suruh suamiku cepat pergi mandi dan istirahat, ternyata dia udah ketiduran di atas sofa, aku pikir dia pasti cape banget.

Akhirnya aku mulai beresin barang-barang anakku, aku harus mencharge baterai iPad anakku supaya besok bisa dipakai main lagi. Waktu aku lagi charge iPadnya, aku sambil mikir apa aku harus download beberapa film lagi buat dia ya.. Terus aku kepikir, anakku suka foto-foto, aku mau liat dia foto apa aja..



Tapi waktu aku buka foto albumnya… Aku cuman bisa diam dan terkejut..

Di dalam album itu, banyak foto yang berantakan dan video singkat yang nggak jelas. Ada video ruang tamu rumah sepupuku dan sofa bunga-bunganya dan seorang lelaki.. Di dalam video yang nggak jelas itu ada seorang lelaki dan wanita yang sedang berhubungan seks, sedangkan anakku dibiarkan saja di samping. Apalagi, kedua orang itu, aku kenal jelas banget!!!

Di saat itulah aku nggak tau apa aku masih hidup atau nggak, dadaku kayak dipukul pukul dan aku sulit bernafas.
Aku mencoba bertahan dan memanggil sepupuku di chat.
“Udah tidur?”
“Belum, suami sama anakmu udah sampe rumah?”
Aku nggak jawab, aku langsung mengirimkan sebuah foto.
Dengan cepat dia menjawab, “Kamu……..”
“Kalian bener-bener gak tau malu!” jawabku.

Kemudian sepupuku menjawab dengan sangat panjang, “Karna kamu udah tau, ya gak papa, dari kecil kamu hidup lebih enak dari aku, nilaimu juga lebih bagus, kamu punya kerjaan bagus dan suami yang baik, sekarang kamu baru ngerasain kan yang namanya nggak enak? Aku kasih tau yah, aku udah bersama suami kamu 2 taun! Aku juga nggak takut kamu tau, malahan bagus. Aku tidur dulu!”

Aku tumbuh besar bersama sepupuku karna mamanya meninggal dan dia tinggal bersamaku, aku selalu anggap dia cici kandungku. Aku gemetar dan nggak bisa jawab apa-apa.

Kemudian aku mendengar ponsel suamiku bunyi, dia langsung masuk ke kamar dia memelukku dan minta maaf, tapi kemudian aku menamparnya, suamiku langsung berkata, “Jangan keterlaluan, kita bisa ngomong pelan-pelan, gua nggak takut sama lu!”

Saat itulah, aku udah nggak percaya apapun lagi. Aku mencintai dia bertahun-tahun dan ingin bersamanya seumur hidup, tapi ternyata…
Besoknya, aku nggak pergi ke acara kantorku dan langsung mengurus surat perceraian. Aku nggak ngambil 1 barang pun dari rumah, aku cuman bawa anakku pergi ke mess milik perusahaanku. Aku mau demi anakku, berjuang jadi ibu yang baik. Aku cuman pengen mati aja, sayang anakku masih terlalu kecil!!

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Anaknya yang Baru 2 Tahun Tanpa Sengaja Merekam “Hal” yang Bikin ibunya Malu Dan Langsung Melakukan Hal Ini...

0 komentar:

Poskan Komentar