Senin, 30 Januari 2017

Bocah Lelaki Ini Rela Dibully Bertahun-tahun Demi Alasan yang Mengejutkan

Pembulian dikalangan anak-anak saat ini
telah merejalela di berbagai negara, salah satu korban pembulian adalah Christian McPhilamy, bocah lelaki ini rela dibully bertahun-tahun demi alasan yang mengejutkan.



Christian mengalami pembulian oleh teman sebayanya karena dirinya melakukan tindakan diluar kebiasaan anak pada umumnya dan bahkan tidak hanya teman sebayanya saja yang membulinya namun ada beberapa orang dewasa pun juga membulinya. Apa yang dilakukan Christian McPhilamy ini sehingga menjadi pusat pembulian?

Bocah Lelaki Ini Rela Dibully Bertahun-tahun Demi Alasan yang Mengejutkan. Inilah Alasannya!
Pembulian biasanya merupakan hal yang biasa dikalangan anak-anak, namun pembulian yang satu ini sangat berbeda. Seorang bocah lelaki dari Florida rela dibully demi mewujudkan niatnya yang mulia. Bocah ini bernama Christian McPhilamy, anak berusia 6 tahun ini telah melakukan tindakan diluar logika kita. Christian memutuskan untuk memanjangkan rambutnya hingga menyerupai anak perempuan. Atas tindakan yang telah dilakukannya, maka banyak teman sebayanya yang mengolok-oloknya dan memanggilnya dengan anak perempuan. Bukan hanya teman sebayanya saja, ternyata bocah ini juga dipanggil perempuan oleh beberapa orang dewasa yang melihatnya. Meskipun Christian mendapatkan banyak olokan dan setiap hari di bully oleh teman sebayanya, dia tidak mengurungkan niatnya untuk tetap memanjangkan rambutnya. Sebenarnya apa alasan Christian memanjangkan rambutnya seperti anak perempuan?

Ternyata tindakan memanjangkan rambut yang dilakukan oleh Christian ini memiliki alasan yang sangat mulia. Bocah kelahiran Florida ini memiliki niat untuk menyumbangkan 10 inci rambutnya kepada anak-anak yang mengidap kanker karena sebagian besar anak yang mengidap penyakit ini terpaksa harus merelakan rambut mereka karena rontok. Setelah melihat hal itu maka Christian berinisiatif untuk menyumbangkan rambutnya yang dapat digunakan sebagai wig untuk mempercantik penampilan anak-anak yang mengidap penyakit kanker ini. Demi tujuan mulia, bocah lelaki ini rela dibully. Sungguh mulia bukan?

Christian mengaku mendapatkan ide ini atas inspirasi yang telah dia dapatkan setelah menonton televisi. Dalam tayangan tv itu diperlihatkan sebuah rumah sakit yang bernama St. Jude Children. Dalam tayangan televisi itu memperlihatkan bagaimana kondisi anak-anak yang mengidap kanker dan sebagian besar dari mereka sudah tidak memiliki rambut lagi karena mengalami kerontokan akibat penyakit yang dideritanya yang mengharuskan mereka untuk kemoterapi. Melihat kondisi pasien kanker itu, hati Christian merasa tergugah untuk membantu para penderita kanker dan ide yang terlintas dalam pikirannya yaitu bagaimana cara untuk membahagiakan pasien kanker dan ide kreatif yang muncul yaitu dengan menyumbangkan rambutnya untuk dijadikan wig bagi penderita kanker.

Christian McPhilamy, bocah lelaki ini rela dibully bertahun-tahun demi alasan mulia. Olokan dan bullian dari teman bahkan dari orang-orang yang disekitarnya tak membuat padam tekad Christian untuk memanjangkan rambutnya guna para penderita kanker. Bocah ini telah bertahan dibully selama 2,5 tahun dan telah berhasil memanjangkan rambutnya hingga 10 inci. Akhirnya ibu Christian memutuskan untuk memotong rambut putranya dan menyumbangkannya kepada para penderita kanker. Orang-orang yang mengetahui niat baik dari bocah 6 tahun ini meminta maaf atas apa yang telah mereka lakukan kepadanya yaitu membulinya dengan memanggilanya anak perempuan, dan bahkan mereka banyak yang terinspirasi untuk menyumbangkan sesuatu kepada pasien yang mengidap penyakit ini. Christian merupakan anak yang dapat menjadi contoh bagi semua orang yang ada di dunia agar memiliki niatan baik untuk sesama.

Itulah beberapa informasi seputar Christian McPhilamy, bocah lelaki ini rela dibully bertahun-tahun demi alasan yang mengejutkan yaitu untuk membantu pasien kanker.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Bocah Lelaki Ini Rela Dibully Bertahun-tahun Demi Alasan yang Mengejutkan

0 komentar:

Poskan Komentar